Sabtu, 08 Februari 2014

Manusia biasanya selalu tertarik atau terteror dengan ular, terutama jika ular itu cukup besar. Beberapa daerah memiliki legenda mengenai ular ular raksasa, dan di asia, ular raksasa biasanya dikaitkan dengan naga. Postingan ini membahas ular ular besar yang pernah diberitakan, meskipun satu atau dua berita disini belum terkonfirmasi kebenarannya.

Yang pasti, jika ingin membahas jenis ular besar maka kita tidak terlepas pada jenis Boa dan phyton, marilah kita mulai dengan Anaconda


Anaconda
Anaconda hijau
Nama lain untuk anaconda adalah boa air, nama untuk seekor ular yang hampir selalu ditemukan di dekat air. Mereka hidup di Amazon dan cekungan Orinoco Amerika Selatan tropis, dan habitatnya membentang dari Andes, menuju timur ke Trinidad dan juga ke sisi Karibia Amerika Tengah. Binatang ini bergerak di air jauh lebih mudah daripada di darat. Seperti buaya, anaconda memiliki lubang hidung tinggi pada moncongnya sehingga dapat berenang dengan kepala di atas air untuk bernapas. Matanya juga tinggi di atas kepalanya sehingga dapat mengamati mangsanya. Ular ini biasanya berdiam di di tepi perairan, menunggu mangsanya. Ketika rusa, burung, atau mangsa lain datang ke air untuk minum, anaconda cepat menyerang, menyeret korbannya ke dalam air untuk menenggelamkannya. Kemudian menelan seluruh tubuh mangsanya. Anaconda tidak berbisa. Sebuah makanan yang baik, dapat membuat anaconda bertahan selama beberapa minggu, di mana biasanya dia akan berada di dalam air, mencerna makanannya.

Lihat Selengkapnya

0 komentar:

Posting Komentar